Sebanyak 100 orang relawan yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Bencana asal Kabupaten Purwakarta hari ini Kamis (26/5) diterjunkan menuju tempat banjir bandang di Desa Sukakerti Cisalak Subang. Tim Tanggap Darurat ini sempat juga diterjunkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta waktu menolong korban bencana banjir di Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Seratus personel tukang cangkul itu sedianya bakal menolong warga korban banjir untuk membersihkan puing-puing yang disebabkan oleh banjir bandang yang menimpa lokasi itu Minggu (22/5) lantas. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang sekalian melakukan tindakan sebagai pemimpin relawan ini menyampaikan dianya sengaja membuat relawan dalam rencana antisipasi bencana, mengingat di Purwakarta biasanya Jawa Barat adalah satu diantara daerah rawan bencana. “Saya memakai sumber daya yang ada untuk kemanusiaan. Sifat kemanusiaan itu kan tak mengetahui batas teritorial. Jadi saya bawa beberapa relawan ke sini untuk menolong warga di sini walau berbeda Kabupaten”. Kata Dedi di tempat bencana.
Dedi menilainya hal yang butuh di perhatikan sesungguhnya yaitu pasca bencana. Lantaran pada sekarang ini warga memerlukan tenaga serta pertolongan ekstra untuk melakukan recovery lingkungan mereka. Salah satunya membersihkan lumpur sisa banjir, membersihkan puing-puing pohon-pohon yang terbawa arus banjir dan sebagainya. “Warga di sini harus meneruskan hidup. Mereka perlu tenaga untuk memulihkan diri serta lingkungannya. Mudah-mudahan pasukan cangkul yang saya bawa bisa menolong warga disini”. Lanjut Dedi sambil mencangkul gundukan tanah di atas jalanan umum.
Terkecuali membawa seratus orang tukang cangkul ke tempat bencana, Dedi juga membawa beberapa paket pertolongan untuk didistribusikan pada warga korban banjir. “Ini sisi dari solidaritas saja. Purwakarta serta Subang kan bertetangga. Saya juga lahir di Subang. Telah sepantasnya kami dari Purwakarta datang untuk menolong warga disini”. Kata Dedi tutup statementnya. (*)

0 komentar:
Posting Komentar