Berlangsung ledakan bom di Baghdad, Irak. Tidak tanggung-tanggung, ledakan ini bersumber dari tiga buah mobil yang satu diantaranya meledak di dalam pusat keramaian yaitu satu pasar Syiah.
Ledakan ini berlangsung sekitaran Jam 10. 00 pagi saat setempat. Sekurang-kurangnya 94 orang tewas dalam momen yang diklaim sebagai serangan dari ISIS itu.
Diambil dari AFP, Kamis (12/5), ledakan itu meluluh lantahkan beberapa toko di sekitaran tempat ledakan. Banyak toko terbakar serta meninggalkan puing-puing hangus.
Beberapa puluh orang yang geram berkumpul ditempat pemboman itu, menyalahkan pemerintah lantaran pembantaian itu.
" Negara yaitu dalam perseteruan (posisi pemerintah) serta beberapa orang korban. Beberapa politisi ada di belakang ledakan itu, " kata seseorang pria bernama Abu Ali.
" Negara bertanggungjawab atas pemboman yang menempa warga sipil. Beberapa politisi semuanya mesti keluar, " kata warga setempat.
Serangan bom mobil bunuh diri lain menewaskan
sekurang-kurangnya 17 orang di pintu masuk ke lokasi barat laut Kadhimiya, yang disebut tempattinggal untuk tempat suci Syiah utama.
Sebagian anggota pasukan keamanan juga jadi korban, kata sebagian sumber tempat tinggal sakit yang didapat AFP.
3 bom mobil meledak di Baghdad 2016 Merdeka. com/reuters
Di distrik Jamea Baghdad barat, bom mobil lain meledak di sore hari, menewaskan sekurang-kurangnya 13 orang, kata seseorang petinggi kementerian dalam negeri serta petugas medis pada AFP.
Sejumlah sekitaran 150 orang terluka dalam tiga serangan bom ini. ISIS keluarkan pernyataan dengan cara on-line mengklaim bertanggungjawab atas tiga serangan itu.
utusan PBB di Irak, Jan Kubis, mengutuk pertumpahan darah ini.
" Ini yaitu serangan teroris pengecut pada warga sipil yang sudah lakukan apa-apa namun bakal mengenai kehidupan normal mereka keseharian, " tuturnya.
Jubir Departemen Luar Negeri AS, Elizabeth Trudeau, menyampaikan Washington begitu mengutuk serangan brutal yang diklaim oleh ISIS ini.
sumber: http://www.beringinjayapost.com/

0 komentar:
Posting Komentar