Sungguh miris pergaulan anak sekolah zaman sekarang. Seseorang siswi SMK swasta di Kota Tangerang, inisial ID melahirkan bayi lelaki di kebun warga, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (26/11/2014) lantas.
Berdasarkan info warga awalannya berboncengan dengan temannya yang keduanya sama masihlah berseragam sekolah. Mendadak saja, ia turun dari motor serta masuk ke kebun.
Waktu dihampiri warga, lanjut khairul, keadaan ID telah lemah serta banyak keluarkan d4rah. Sesaat bayinya terlihat masih terlilit tali pusar.
“Langsung di panggil warga lain serta dibawa ke rumah sakit, ” tuturnya.
“Awalnya ibu saya yang lihat. Disangka anak itu ingin buang air kecil di kebun, namun pas dilihat dia melahirkan, ” kata seorang warga, Khairul Anwar seperti dikutip Okezone.
Petugas Rumah
Sakit (RS) Melati, Eva Kusnilawati, menyampaikan ID datang sekira jam 13. 00 WIB. Sekarang ini keadaannya masihlah lemah serta trauma. “Bayinya selamat, ” terangnya.
Kepala Sekolah PGRI 1 Kota Tangerang Aef Gumiwa mengakui belum tahu dengan cara terang momen yang dihadapi ID. Tetapi berdasarkan ketentuan tertulis, siswa serta siswi SMK PGRI 1 dilarang kawin/menikah.
“Dengan peraturan tata tertib itu, telah terang ya, telah gugur dengan sendirinya, ” katanya Komen :
Berikut buah Liberalisme (Kebebasan) dalam pergaulan..
Mengapa makin banyak kita dapatin keadaan yang memprihatinkan generasi anak negeri saat ini? Mereka sendiri belum layak memperoleh perlakuan seperti ini.
Tetapi kita juga mengerti kalau seusia mereka telah mengetahui arti pacaran. serta seusia itu juga, keadaan pubertas mereka telah stabil.
Sayangnya mereka tak diberikan pemahaman yg benar bakal pergaulan yg benar didalam Islam…
Kemampuan yg paling besar untuk menanggulanggi permasalahan ini ada pada negara.. kegunaan negara bikin ketentuan serta pemahaman untuk generasi anak didik.
Waktunya system pemerintahan Islam yang dapat mengatur persoalan ini,. InsyaAllah pergaulan antara laki2 dan perempuan ter atasi.
( yuk kita sebarkan artikel ini.( trimakasih
sumber: http://www.keluarga-sehat.com/

0 komentar:
Posting Komentar