Alloh Swt. berfirman, “Hai sebagian orang yang beriman, bertaubatlah pada Alloh dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Robbmu akan menutupi sebagian kekeliruanmu serta memasukkanmu dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari saat Alloh tak menghinakan Nabi serta beberapa orang mukmin yang bersamaan dia ; tengah cahaya mereka memancar di hadapan serta di samping kanan mereka, sambil mereka menyampaikan : “Ya Robb kami, sempurnakanlah buat kami cahaya kami serta ampunilah kami ; sebenarnya Engkau Maha Kuasa atas semuanya suatu hal. ” (QS. At Tahriim 66 : 8)
Saudaraku, tiap-tiap manusia pasti kerjakan kesalahan, tak luput dari dosa. Serta, manusia yang paling mujur yakni manusia
yang bertaubat atas dosa-dosanya dengan taubat yang sebenar-benarnya taubat (taubat nasuhaa).
Perlindungan Alloh pada kita berupa ampunan atas dosa-dosa kita serta dimasukkannya kita dalam surga, kuncinya yaitu taubat nasuhaa sebagai puncaknya taubat. Hasan Al Bashri r. a menjelaskan bila taubat nasuhaa yakni menanamkan didalam dada kemauan bulat untuk menjauhi perbuatan dosa yang pernah dikerjakan serta tak pernah mengulanginya kembali.
Kita perlu taubat nasuhaa lantaran terkecuali yang paling penting untuk ampunan serta ridho Alloh Swt., juga lantaran keburukan yang kita lakukan terutama berulang-kali, itu tentunya bakal berbalik pada diri kita sendiri. Demikian besarnya bahaya yang meneror kita kalau kita tak mentaubati dosa-dosa kita. Tak ada yang bahaya yang semakin besar terkecuali dari dosa-dosa yang kita lakukan.
Mudah-mudahan Alloh Swt. berikan kita hidayah serta kemampuan hingga kita jadi pakar taubat yang sebenar-benarnya taubat. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.

0 komentar:
Posting Komentar